Audit Mutu Internal Jadi Langkah Strategis STIQ Amuntai Menuju Kampus Unggul

Amuntai, 30 Januari 2026. Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Amuntai melaksanakan Audit Mutu Internal (AMI) sebagai bagian dari komitmen institusi dalam memperkuat sistem penjaminan mutu akademik dan tata kelola pendidikan. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis (29/01/2026), mulai pukul 16.00 WITA hingga selesai, bertempat di Kantor Wakil Ketua STIQ Amuntai.

Audit ini dihadiri oleh Wakil Ketua II STIQ Amuntai, H. Alfianor, Lc., M.Pd.I, Ketua Balai Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (BPPM) STIQ Amuntai, H. Abdiansyah, S.Pd.I., MM, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Drs. H. Taufikurrahman, M.M.Pd, serta para pimpinan program studi, yakni Kaprodi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) M. Ahim Sulthan Nuruddaroini, M.Pd, Kaprodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Haji Hamli, M.Pd.I, dan perwakilan Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT).

Sementara itu, tim auditor dalam kegiatan ini terdiri atas Dr. Muh. Haris Zubaidillah, SQ, M.Pd dan H. Ahmad Khalidi, S.Pd.I., MM, yang bertugas melakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar mutu akademik dan tata kelola institusi.

Audit Mutu Internal kali ini tidak hanya berfokus pada evaluasi tiga program studi (PBA, PGMI, dan IAT), tetapi juga mencakup penilaian terhadap standar mutu institusional dalam kerangka Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) berbasis Siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan).

Ruang lingkup AMI meliputi:

  • Standar Pendidikan (Siklus PPEPP)
  • Pengaturan dan Tata Kelola SPMI (Siklus PPEPP)
  • Standar Tata Pamong dan Pengelolaan (Siklus PPEPP)
  • Standar Luaran Pendidikan, khususnya Kompetensi Lulusan

Melalui audit ini, STIQ Amuntai berupaya memastikan bahwa seluruh kebijakan, pelaksanaan program akademik, serta tata kelola kelembagaan berjalan secara sistematis, terukur, dan berorientasi pada peningkatan mutu berkelanjutan.

Kegiatan AMI menjadi bagian dari strategi institusi dalam meningkatkan akuntabilitas penyelenggaraan pendidikan, memperkuat budaya mutu, serta memastikan bahwa lulusan STIQ  Amuntai memiliki kompetensi unggul, baik dalam bidang keilmuan Al-Qur’an, pendidikan, maupun karakter keislaman.

Hasil dari audit ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi strategis untuk perbaikan berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisi STIQ  Amuntai sebagai perguruan tinggi Islam yang unggul, kredibel, dan responsif terhadap tuntutan mutu nasional.

 

0 Komentar